10 Gunung Paling tinggi di Dunia

 Berikut Ini 10 Gunung Paling tinggi di Dunia :

1. Gunung Everest, Himalaya, Wilayah Otonomi Nepal/Tibet – 8848 mdpl

Gunung Everest, sudah pasti, ialah gunung paling tinggi di planet ini, yang sudah didaki oleh Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay di tahun 1953. Everest sudah jadi bahan pembicaraan besar belakangan ini. Beberapa foto yang memperlihatkan antrean besar di dekat pucuk Everest sudah memacu pembicaraan besar mengenai kepadatan di gunung.

 

Daya tarik bawaan Gunung Everest tidak lenyap dalam kurun waktu dekat, itu sudah tentu. Ini ialah gunung yang terbanyak didatangi di Dunia.

 

2. Gunung K2, Karakoram, Pakistan/Cina – 8611 mdpl

K2 ialah gunung paling tinggi ke-2 di dunia dan berada di Tibet. The Great Trigonometrical Survei of British India memberikan nama gunung itu, yang dari notasi yang dipakai oleh beberapa surveyor.

 

Karena tidak ada nama lokal yang terang untuk gunung itu pada waktu itu, gunung itu dikenali sebagai “Gunung”. Dikenali sebagai “Gunung Savage,” K2 kece secara cukup ekstrim seperti Poin Break, yang cukup kece. Tetapi, itu pas dalam kasus ini.

 

Gunung ini secara luas dipandang seperti salah satunya gunung paling susah di planet ini untuk didaki, dan populer lebih susah dibanding Gunung Everest. K2 sebetulnya mempunyai tingkat kematian paling tinggi ke-2 per usaha pucuk gunung mana saja di atas 8000 mdpl, dengan sekitaran 300 pucuk yang sukses dan 77 kematian sepanjang sejarahnya.

 

Annapurna I di Nepal, yang disebut gunung paling tinggi ke-10 di dunia (spoiler alert), mempunyai tingkat kematian paling tinggi dari gunung mana saja di dunia. Tidak seperti Annapurna, bagaimana juga, K2 tidak pernah capai pucuk pada musim dingin saat sebelum tahun ini, saat itu pada akhirnya terjadi.

Baca Juga:  5 Sarana Asyik untuk Mengajak Buah Hati Berlibur

 

3. Gunung Kangchenjunga, Himalaya, Nepal/India – 8586 mdpl

Kangchenjunga ialah gunung paling tinggi ke-3 di dunia dan pucuk paling tinggi di Himalaya. Berada antara Nepal dan daerah Sikkim India, dengan 3 pucuknya disebelah tepian India dan dua yang lain di Area Taplejung Nepal. Ini ialah pucuk paling tinggi di dunia.

 

Untuk waktu lama, sampai tahun 1852, Kangchenjunga dipandang seperti gunung paling tinggi di dunia. Ini bukan lantaran orang tidak mengetahui kehadiran Gunung Everest, tetapi karena mereka sudah membuat kekeliruan klerikal dalam penghitungan mereka.

 

Karena riset tambahan yang sudah dilakukan oleh Great Trigonometrical Survei of India, diketemukan jika Kangchenjunga sebetulnya ialah gunung paling tinggi ke-3 di planet ini, dan anak-anak di penjuru dunia lega ketahui jika mereka justru akan belajar mengenai Gunung Everest, yakni secara berarti lebih gampang disampaikan dan dilafalkan dibanding Kangchenjunga.

 

4. Gunung Lhotse, Himalaya, Wilayah Otonomi Nepal/Tibet, Cina – 8516 mdpl

Dalam perincian gunung paling tinggi di dunia, Lhotse adalah pucuk yang terpopuler, beberapa karena kedekatannya dengan Gunung Everest, yang menjadikan salah satunya pucuk yang terbanyak dipotret di planet ini.

 

Jalur mendaki Lhotse sama dengan jalur mendaki Gunung Everest sampai capai Camp 3, kemudian Anda akan pergi ke Reiss couloir dari Lhotse Face, disana Anda akan capai pucuk Lhotse.

 

Gunung Lhotse kerap dibanding dengan adik Gunung Everest yang terlewatkan, Everest. Everest terima semua perhatian, dan Lhotse, walau dipandang makin menarik secara visual, secara berarti tidak seramai Everest.

 

Sementara pucuk khusus Lhotse pertama kalinya didaki di tahun 1956, pucuk Lhotse Middle tidak didaki dan tidak disebut namanya sepanjang beberapa dasawarsa, menjadikan titik namanya paling tinggi yang belum pernah didaki di planet ini. Itu pada akhirnya dipertingkat oleh ekspedisi Rusia di tahun 2011, yang disebut yang pertama melakukan.

 

5. Gunung Makalu, Himalaya, Wilayah Otonomi Nepal/Tibet, Cina – 8485 mdpl

Makalu ialah yang ke-3 dari 4 gunung dengan tinggi 8000m di Everest Massif Nepal, dan sebagai pucuk paling tinggi di negara tersebut. Di tahun 1955, ekspedisi Prancis yang dipegang oleh Jean Franco jadi yang pertama capai pucuk.

 

Pendakian team ekspedisi populer karena ke-10 anggota team capai pucuk gunung sepanjang perjalanan. Sebagai pengingat, pada periode itu, umumnya cuman satu atau dua pendaki dari tiap team yang capai pucuk gunung dalam sebuah ekspedisi, jadi ini ialah permasalahan besar pada waktu itu.

Baca Juga:  10 Tempat Ngopi di Jakarta, Cocok buat Kongkow bareng Kawan-kawan!

 

6. Gunung Cho Oyu, Himalaya, Wilayah Otonomi Nepal/Tibet, Cina – 8188 mdpl

Cho Oyu ialah anggota ke-4 dan paling akhir dari club 8000m daerah Everest, sesudah tergabung dengan group di tahun 2015. Cho Oyu, pada 8188 mtr. di permukaan laut, ialah gunung paling tinggi ke enam di planet ini dan dipandang yang paling mudah dari 8000 mtr. gunung untuk didaki karena lereng pendakian yang lebih agak miring.

 

Pass Nangpa La, yang berperan sebagai jalur perdagangan khusus di antara Sherpa Tibet dan Khumbu, ada dalam jarak beberapa km dari hotel.

 

Cho Oyu bisa menjadi penyanyi back-up yang rileks dan rileks di boyband yang terdiri dari 4 gunung di daerah Everest yang membubung di atas 8000 mtr.. Walau bukan yang paling menonjol, kemungkinan ini yang paling dapat diterima.

 

Gunung beberapa orang, seakan-akan. Anda kemungkinan bertanya siapa yang hendak jadi penyanyi terbaik, karena Lhotse terus-terusan menarik perhatian dengan style rambut Everest yang kelewatan.

 

Makalu akan ada di satu tempat di background, cuman pastikan semuanya orang rukun. Benar-benar analogi yang aneh. Kami sadar akan kondisinya. Silahkan kita tuntaskan ini selekasnya mungkin.

 

7. Gunung Dhaulagiri, Nepal – 8167 mdpl

Dengan ketinggian 8167 mtr., Dhaulagiri, Nepal ialah gunung paling tinggi ke-7 di dunia dan salah satunya yang paling estetis dari beragam pucuk dunia.

 

Dhaulagiri pertama kalinya didaki pada 13 Mei 1960 tapi kemungkinan paling dikenali karena visibilitasnya di Circuit Annapurna yang terkenal, dengan Annapurna I cuman memiliki jarak 34 km dan Dhaulagiri sebagai feature reguler di cakrawala saat mendaki Annapurna.

 

Karena pegunungan dipisah oleh Ngarai Kaligandaki, yang disebut ngarai paling dalam di dunia, ini bukan daerah dunia yang secara eksklusif tidak mempunyai keelokan alam.

 

8. Gunung Manaslu, Nepal – 8163 mdpl

Manaslu ialah gunung paling tinggi ke-8 di dunia, dan namanya datang dari kata Sansekerta ‘manasa,’ yang memiliki arti “kepandaian” atau “jiwa.” Manaslu ialah gunung paling tinggi ke-8 di dunia.

 

Toshio Imanishi dan Gyalzen Norbu, yang disebut anggota ekspedisi Jepang yang capai pucuk Manaslu pada 9 Mei 1956, ialah orang pertama kali yang mendaki gunung itu di tahun 1956.

Baca Juga:  10 Bukti Gunung Everest Yang Jarang-jarang Dijumpai

 

Pendakian mereka penuh pro-kontra. Sesudah menahan ekspedisi Jepang capai pucuk di tahun 1954, warga di tempat mengeklaim jika usaha awalnya sudah menyebalkan beberapa Dewa dan mengakibatkan longsoran salju yang merusak sebuah biara di wilayah itu, tewaskan 18 orang.

 

Lepas dari realita jika Jepang memberi bantuan besar untuk membuat kembali biara, ini tidak menolong mengembalikan niat baik pada ekspedisi, dan mengakibatkan, pendakian ke-2 Manaslu tidak ada sampai tahun 1971, saat team Jepang yang lain menuntaskan pendakian.

 

9. Gunung Nanga Parbat, Pakistan – 8126 mdpl

Nanga Parbat, gunung paling tinggi ke-9 di planet ini, berada di daerah Gilgit Baltistan Pakistan, di Himalaya barat, di Area Diamer di daerah Gilgit Baltistan negara tersebut.

 

Nanga dan Parvata ialah kata Sansekerta yang memiliki arti “gunung telanjang,” demikianlah nama gunung itu, bersama dengan beberapa gunung lain di wilayah itu.

 

Kemungkinan nama Tibet untuk gunung itu, ‘Diamer’, yang ditranslate sebagai “gunung besar”, ialah panggilan yang lebih pas (bila sedikit kurang kreasi).

 

Nanga Parbat betul-betul menjulang disekitaran lembah daratan rendah di semua arah, dan itu ialah panorama yang perlu disaksikan. Muka Rupal yang mengagumkan di gunung naik ke ketinggian 4.600 m di atas dasarnya dan kerap dikatakan sebagai muka gunung paling tinggi di dunia.

 

10. Gunung Annapurna I, Nepal – 8091 mdpl

Pegunungan Annapurna I di Nepal ialah pucuk paling tinggi ke-10 di dunia dan salah satunya gunung terpopuler dalam perincian ini, karena bukti jika trackking di Annapurna betul-betul populer di dunia. Annapurna I ialah pucuk paling tinggi di dunia dan salah satunya gunung terpopuler dalam perincian ini. Lepas dari realita jika Annapurna I hanya gunung paling tinggi ke-10 di planet ini, dia mempunyai tingkat kematian yang semakin tinggi dibanding gunung lain dalam perincian ini, dengan 32 % dari semua usaha untuk capai pucuk gunung usai dengan kematian.

 

Sementara perjalanan Circuit Annapurna melingkari Annapurna I, itu lebih terkenal dibanding usaha pucuk karena tawarkan panorama semua Massif Annapurna, terhitung panorama barisan Dhaulagiri dan Pegunungan Himalaya Annapurna. Trackking ke Annapurna Sanctuary, sebagai titik awalnya pendakian ke puncak Annapurna, makin terkenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.